• Website ini telah menyesuaikan dengan "Pedoman Rancangan dan Prinsip Aksesibilitas Website Pengadilan di Lingkungan Mahkamah Agung RI". #Dilmil II-08 Jakarta#

Hak – Hak Pelapor dan Terlapor

Print this pageEmail this to someone

Hak – Hak Pelapor dan Terlapor

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : 076 / KMA / SK / VI / 2009 Tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan Di Lingkungan Badan Peradilan, bahwa : 

  • Pelapor adalah Individu atau Kelompok atau Instansi yang menyampaikan Pengaduan kepada Lembaga Peradilan
  • Terlapor adalah Aparat atau Unit Kerja pada Lembaga Pengadilan yang diduga melakukan Penyalahgunaan Wewenang, Penyimpangan atau Pelanggaran Perilaku.


Hak Pelapor :

  • Mendapatkan Perlindungan Kerahasiaan Identitasnya.
  • Mendapatkan Kesempatan Untuk Dapat Memberikan Keterangan Secara Bebas Tanpa Paksaan Dari Pihak Manapun.
  • Mendapatkan Informasi Mengenai Tahapan Laporan Pengaduan Yang Didaftarkannya.
  • Mendapatkan Perlakuan Yang Sama Dan Setara Dengan Terlapor Dalam Pemeriksaan.


Hak Terlapor :

  • Membuktikan Bahwa Dia Tidak Bersalah Dengan Mengajukan Saksi Dan Alat Bukti Yang Lain.
  • Meminta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Dirinya.


Hak Mahkamah Agung RI Dan Badan Peradilan :

  • Merahasiakan Kesimpulan Dan Rekomendasi Laporan Pemeriksaan Kepada Pihak Terlapor, Pelapor, Dan Pihak-Pihak Lain Selain Kepada Pejabat Yang Berwenang Mengambil Keputusan.
  • Menentukan jangka waktu yang memadai untuk menangani suatu pengaduan berdasarkan tingkat kesulitan penanganan dalam hal jangka waktu yang ditetapkan.

Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas